JAKARTA - Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad semakin berani mengkritisi kebijakan para petinggi Partai Golkar. Setelah terganjal menjadi caleg dari partai beringin itu, Fadel kian aktif menyoroti sejumlah langkah partainya yang dinilai kurang mengakomodasi kepentingan daerah.

Seperti ketika berbicara dalam diskusi Potensi Pemimpin Daerah Menuju Pemimpin Nasional di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), kemarin (27/8) Fadel menyinggung pola rekrutmen politik untuk jabatan capres di Partai Golkar yang dinilai mengalami kemunduran.

Menurut dia, mekanisme penjaringan capres ala konvensi pada masa kepemimpinan Akbar Tandjung seharusnya tetap dipertahankan. ''Golkar harus membuka diri. Ambil lima atau enam nama. Misalnya, Sultan, Ginandjar Kartasasmita, termasuk Jusuf Kalla. Jangan cuma diambil ketumnya (Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, Red),'' ujarnya.


Ping dolo 12 3 4 5 6 7 8 9 10

0 komentar

Poskan Komentar

Langgan: Poskan Komentar (Atom)